Letter DN-JYuOTsSjoQve April 7, 2026

Dear Emil,

Aku nggak berharap rasa sakit ini bahkan ke musuh terburukku.

Sakitnya tuh bukan cuma karena kamu pergi,
tapi karena aku harus bangkit sendirian dari semua yang kamu buat.

Capek. Sakit. Bingung.
Dan semuanya aku hadapin sendiri.

Kamu jahat.

Jahat karena tahu aku tulus, tapi tetap mainin perasaan aku. Tetep coba coba iseng. Jahat karena kondisi aku fragile lalu kamu masuk.

Jahat karena datang bawa rasa, tapi nggak pernah benar-benar niat untuk jaga.

Aku yang sekarang harus berjuang ngelawan semuanya pikiran, perasaan, kenangan, setiap hari.

Dan kamu?
Seolah nggak terjadi apa-apa.

Suatu saat kamu akan punya anak perempuan, dan aku bersumpah, semoga anak perempuan itu tidak merasakan apa yg aku rasakan.